iklan 336x280
iklan link responsive
Baca Juga

Jika ada seseorang yang tidak kalian kenal tiba-tiba mencengkeram tangan, psati akan membuat sangat terkejut.
Sekaligus bertanya, siapa dia ? lalu timbul rasa kekhawatiran dan curiga atas tindakannya tersebut.
Namun terkadang situasi seperti terkadang tidak seperti yang kita takutkan.
Seperti kisah yang dialami Godfrey Cutto, pria berusia 21 tahun yang pernah merasakan kejadian tersebut.
Ia tak merasakan curiga ataupun ketakutan ketika ada seseorang asing tiba-itba mencengkram tanganya di dalam bus.
Dilansir dari Newsner, sore yang biasa ketika Godfrey Cutto yang naik kendaraan bus.
Tapi dia segera mengalami sesuatu yang tidak biasa.
Pria yang duduk di sebelahnya mengulurkan tangan dan meraih tangannya.
Godfrey tentu saja terkejut, tapi memutuskan untuk bermain bersama.
Sementara itu, pria itu terus mencengkeram tangannya.
Ia berangsur-angsur menjadi tidak nyaman dan berpikir bahwa dia mungkin akan merasa terhormat.
Tetap saja, alih-alih menariknya menjauh, dia membiarkan orang asing menahannya.
dan bahkan membiarkannya menundukkan kepalanya di atas bahunya untuk seluruh perjalanan bus.
Dia menyadari bahwa pria itu berbeda.
"Saya hanya mengizinkannya, seperti apa yang akan saya lakukan? Terkadang Anda hanya harus tidak mementingkan diri sendiri dan menaruh kebutuhan orang lain di atas keinginan Anda," Godfrey memberi tahu Inspire More.
Penumpang lain, yang merasakan saat ini mencontohkan jenis kebaikan yang sangat sederhana, memotret TKP dan kemudian mengeposkannya di Facebook.
Tak lama kemudian seorang kerabat pria di dalam bus mendekati Godfrey dan mengucapkan terima kasih atas kebaikannya.
Ternyata pria yang berada di dalam bus bernama Robert dan sedikit cacat mental.
Yang dia inginkan hanyalah merasa aman dan memegang tangan Godfrey dalam perjalanan pulang sangat membantunya.
Godfrey mengerti bahwa pria itu memiliki kebutuhan khusus dan hanya ingin merasa aman.
Tangan Pria Dipegang Mesra Penumpang Lain, Namun Saat Terungkap Alasannya Begitu Mengharukan !
4/
5
Oleh
komarpos